9 Hal Yang Perlu Anda ketahui Sebelum Berkunjung Ke Ubud, Bali

Dikenal karena komunitas senimannya yang berkembang pesat, Ubud adalah kota yang ramai di pulau Bali, Indonesia. Pusat kota adalah tempat yang ramai, tetapi beberapa menit dari kota Anda akan menemukan diri Anda dikelilingi oleh vegetasi yang subur, pemandangan yang indah, dan tempat meditasi yang tenang.

Monyet di Hutan Monyet Suci Padangtegal.
trubavin / Shutterstock

1. Ubud Adalah Rumah Untuk Cagar Alam Monyet Suci

Hutan Monyet Suci Padangtegal adalah tempat perlindungan bagi 700 monyet ekor panjang Bali. Habiskan pagi hari menyusuri jalan memutar hutan tropis dan mengamati monyet-monyet di habitat aslinya. Tempat kudus buka setiap hari dari jam 8:30 pagi sampai 6 sore. Biaya masuknya sekitar $ 6 per orang.

Burung di Taman Burung Bali.
Taman Burung Bali di Facebook

2. Melindungi Populasi Burung adalah Prioritas

Taman Burung Bali berfokus pada konservasi dan perlindungan satwa liar unggas yang terancam punah. Dengan 250 spesies dari beberapa benua, Anda akan melihat banyak burung yang sulit ditemukan di alam liar. Dengan pameran burung dari Amerika Selatan, Afrika Selatan, Sumatra, Kalimantan, Jawa, Papua, dan Bali, ini adalah surga ahli burung. Biaya masuk mulai dari $ 25 per orang dan taman buka setiap hari mulai jam 9 pagi sampai 5:30 malam untuk petualangan sehari penuh.

Bali Bird Walks mengajak Anda berburu sekitar 100 spesies burung di daerah Ubud. Biaya tur di bawah $ 40 dan sudah termasuk makan siang. Bergabunglah jalan-jalan hari Senin, Selasa, Jumat, atau Sabtu pukul 9 pagi

Pasar Seni Ubud outdoor Bali.
Pelikh Alexey / Shutterstock

3. Ubud Adalah Pusat Budaya Di Bali

Garis-garis antara perpaduan baru dan lama di sini sebagai karya seni Indonesia yang langka disandingkan dengan karya-karya seniman kontemporer.

Pasar Seni Ubud adalah tempat berbelanja barang-barang lokal. Pengrajin Bali memajang dagangannya di pasar pusat kota ini.

Koleksi lebih dari 1.300 topeng dan 5.700 boneka yang tidak biasa menanti Anda di Rumah Topeng dan Boneka Setia Darma . Dikumpulkan dari Indonesia dan seluruh dunia, karya-karya aneh dan indah ini akan menginspirasi dan menghibur Anda.

Museum Seni Agung Rai adalah pameran karya seni Bali yang indah, plus resor mewah dengan fasilitas yang sangat baik.

Jalur Campuhan Ridge di Ubud.
Valery Bocman / Shutterstock

4. Anda Dapat Menemukan Zen Anda Di Jalan Hutan

Jalan-jalan indah melintasi hutan rimba adalah cara terbaik untuk menemukan pusat Anda. Jalur Campuhan Ridge adalah lima mil dari trotoar yang melewati Pura Gunung Lebah dan lembah Sungai Wos. Menemukan tempat yang sempurna untuk bermeditasi di pedesaan yang indah ini adalah jalan menuju kedamaian batin sejati.

Kemudian berhenti di Karsa Kafe di desa Bangkiang Sidem, untuk menikmati minuman dingin dan menyegarkan.

Pura Gunung Kawi menghadap ke Sungai Pakersian.
Adwo / Shutterstock

5. Kuil Pahatan Batu Ukir Kuno Memimpin Sungai Pakerisan

Kuil-kuil abad ke-11 diukir di tebing batu yang menghadap ke Sungai Pakerisan membentuk Pura Gunung Kawi di Bali. Saat Anda mengikuti jalan kuno di sekitar ukiran, Anda akan melihat Sungai Pakerisan, situs arkeologi, teras sawah yang terletak berirama, dan lembah-lembah indah nan subur.

Penampil di Istana Ubud.
IRIT3530 / Shutterstock

6. Balet Ramayana Dilakukan Di Istana Alasan Nightly

Pahatan berukir asli Indonesia menghiasi fasad Istana Ubud. Dibangun pada awal 1800-an sebagai rumah bagi keluarga kerajaan Ubud, istana buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 7 malam .

Tarian tradisional ditampilkan setiap malam di halaman istana. Ini menampilkan penari-penari Bali yang terinspirasi oleh Hindu yang menampilkan adegan-adegan dari Ramayana Ballet, pertunjukan bergaya yang menggabungkan musik, drama, dan tarian. Acara dimulai pada pukul 19:30 dan biaya kurang dari $ 10 per orang.

Goa Gajah di Ubud.
flocu / Shutterstock

7. There An Elephant Cave (Minus The Elephants)

Goa Gajah , atau Gua Gajah, adalah penggalian arkeologi yang ditinggalkan. Masuki gua melalui mulut setan berukir batu untuk menemukan patung dewa Ganesha yang berkepala gajah. Kuil ini buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 4 sore. Rencanakan satu jam untuk kunjungan Anda, yang membutuhkan biaya masuk yang kecil.

Jika Anda siap untuk itu, Anda dapat menaiki banyak tangga batu ke lembah di bawah, di mana sisa-sisa kuil Budha dan air terjun kecil menunggu penemuan Anda.

Cuaca cerah di sawah di Ubud.
Monika Vlageryte / Shutterstock

8. Iklim Ubud Hangat Sepanjang Tahun

Ubud hangat dan lembab sepanjang tahun. Yang terbaik adalah memulainya pagi-pagi, bersenang-senang di tengah hari, dan membawa sweter di malam yang dingin.

Musim wisata Ubud adalah Juli hingga September, sedangkan Desember hingga Maret adalah musim hujan.

Malam hari di Pura Saraswati Temple di Ubud.
Pavel Szabo / Shutterstock

9. Cara Menuju Ubud

Ubud hanya lebih dari satu jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Cara terbaik untuk mencapai Ubud dari Bali adalah dengan taksi atau sopir pribadi.

Saat berada di Ubud, Anda dapat berjalan hampir ke mana-mana. Untuk kebebasan ramah lingkungan, sewalah sepeda .

Tags: #Aktivitas dan Minat #Asia #Bali #Indonesia #Kebugaran #Margasatwa #Museum #Perbelanjaan #Sejarah dan Budaya #Seni #Teater #Tujuan

Leave a reply "9 Hal Yang Perlu Anda ketahui Sebelum Berkunjung Ke Ubud, Bali"